Teknik Komputer Dan Jaringan

Pegang Teguh Satu Keputusan Yang Tepat

Mengubah Partisi FAT32 Menjadi NTFS (Win) 26 Februari 2010

Filed under: STUDY — nastainboy @ 22:13

Bagaimana mengubah partisi FAT32 menjadi NTFS (pada windows) tanpa menggunakan aplikasi ‘partition magic’?

Windows XP mendukung dua sistem berkas disk: sistem berkas Tabel Alokasi Berkas (FAT) dan sistem berkas NTFS. Artikel ini menjelaskan cara mengubah partisi FAT ke p artisi NTFS dan membahas pertimbangan yang harus diperhatikan.

Windows XP meliputi utilitas Convert.exe untu k mengubah partisi FAT ke partisi NTFS. Convert.exe mudah digunakan, tetapi ada beberapa batasn yang harus dipertimbangkan sebelum menggunakan utilitas.

Anda harus mempertimbangka n batasan berikut sebelum Anda me ngubah partisi FAT ke NTFS:

  • Pengubahan adalah proses satu cara. Setelah Anda mengubah partisi menjadi NTFS, Anda tidak dapat mengubah partisi kembali ke FAT. Untuk mengembalikan partisi sebagai partisi FAT, partisi akan harus diformat ulang sebagai FAT yang dapat menghapus semua data dari partisi. Data kemudian akan disimpan dari cadangan.
  • Menghapus Windows XP untuk mengembalikan ke Windows 98 atau ke Windows Millennium Edition (Me) bukan merupakan opsi setelah Anda mengubah pengandar mana pun menjadi NTFS di komputer.
  • Anda tidak dapat mengubah partisi sistem komputer berbasis RISC ke NTFS. Spesifikasi ARC mengharuskan partisi sistem menjadi FAT. Dimungkinkan untuk membuat partisi FAT berukuran kecil (1-megabyte) untuk partisi sistem, kemudian menginstal Windows di partisi NTFS (partisi boot).
  • Convert.exe mengharuskan adanya jumlah ruang bebas khusus pada pengadar untuk mengubah sistem berkas.Untuk informasi tambahan tentang jumlah ruang bebas yang diperlukan untuk pengubahan, klik nomor artikel di bawah ini untuk melihat artikel di Basis Pengetahuan Microsoft:

CATATAN: Meskipun terdapat sedikit kesempatan terhadap kerusakan atau kehilangan data selama pengubahan dari FAT ke NTFS, sebaiknya dijalankan cadangan data penuh di pengandar yang harus diubah sebelum Anda menjalankan perintah ubah. Sebelum Anda melanjutkan, sebaiknya diverifikasikan integritas cadangannya.

Untuk mengubah partisi FAT menjadi NTFS, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Klik Mulai menjalankan, klik Jalankan, ketik cmd, kemudian klik OK.
  2. Pada prompt perintah, ketik UBAH hurufkandar: /FS:NTFS.
  3. Convert.exe berusaha mengubah partisi menjadi NTFS.

Ketika Ubah sedang berjalan, Anda akan menerima pesan galat berikut:

Ubah tidak dapat memperoleh akses eksklusif ke hurufkandar:, sehingga sekarang tidak dapat mengubahnya. Akankah Anda membuat jawdal untuk diubah di lain waktu sistem restart (Y/T)?

Anda menerima pesan galat ini berdasarkan tiga kondisi di bawah ini:

  • Apabila Anda menjalankan perintah UBAH saat direktori aktif berada di pengandar yang akan diubah (misal, apabila Anda mengetik CONVERT F: /FS:NTFS di prompt F:\> ).Untuk mengatasinya, klik Ya di pesan galat, kemudian restart komputer atau ubah ke direktori di pengandar yang lain dan ketik kembali perintah.

  • Apabila program memiliki berkas terbuka di pengandar yang akan diubah.Untuk menyelesaikannya, klik Ya pada pesan galat dan biarkan pengandar diubah lain waktu konputer di-restart, atau tutup program mana pun yang mungkin menggunakan berkas di pengandar. Ingatlah bahwa hal ini juga berlaku bagi pengguna yang menghubungkan ke berkas pada jaringan dan berkas halaman yang terletak di pengandar.

  • Apabila Anda berusaha mengubah partisi dari sistem pengoperasian yang sedang berjalan.Tidak mungkin mengubah partisi boot saat sistem operasi berjalan. Untuk mengubah partisi boot, menjalankan perintah CONVERT selalu diperlukan, klik Ya di pesan galat, kemudian restart komputer. Partisi diubah setelah komputer di-restart. Sebagai alternatif, Anda dapat memulai komputer di penginstalan Windows XP yang berada di posisi berbeda, dan mengubah partisi boot dari penginstalan Windows XP.

Apa yang dimaksud sistem restore dan apa manfaatnya?

System Restore memungkinkan seorang administrator untuk mengmbalikan system pad kondisi sebelumnya tanpa kehilangan data personal. Tindakan ini biasanya dilakukan bila perubahan yang di berikan/terjadi pada sistem Anda membuat sistem menjadi tidak stabil atau tidak sebagaimana mestinya.

System Restore memperhatikan setiap perubahan yang terjadi sistem. Dan selalu memberikan tanda pada saat perubahan terjadi. Selain mencatat perubahan sistem, System Restore juga melakukan pencatatan sendiri yang dinamakan Restore Checkpoint.

Restore Checkpoint adalah titik diman pemeriksaan dilakukan oleh komputer Anda, atau juga dapat dikatakan titik waktu dimana komputer melakukan Capture terhadap system.

Anda juga dapat mengembalikan kondisi system pada kondisi-kondisi sebelumnya dimana komputer memiliki catatannya. Catatan dilakukan sampai tingkat ketelitian detik. Restore Checkpoint juga dapat Anda lakukan secara manual dengan dilengkapi keterangan tersendiri.

System Restore tidak hanya melakukan restorasi harddisk yang digunakan untuk operating sistem dja, melainkan semua partisi harddisk. Sebab biasa nya Anda menginstal sebuah program pada partisi yang berbeda dengan letak oprating sistem Anda.

Pembahasan selanjutnya mengenai System Restore hanya akan terbatas pada Windows XP saja.

Berikut adalah data lain yang direstorasi oleh sytem restore :

1) Perubahan yang ada dalam registry

2) Profil local

3) COM + DB

4) WFP.dll cache

5) WMI DB

6) IIS Metabase

Dan berikut dalah data lain yang tidak direstorasi dengan system restore :

1) Setting pada DRM

2) Setting pada WPA

  1. Data pada folder redirect program.

  1. perbedaan fisik harddisk SATA dan ATA!
    yang paling mencolok ketiki membedakannya adalah interfacenya, SATA memiliki interface lebih kecil dengan kecepatan transfer lebih tinggi dari IDE/ATA. juga hanya memiliki 1 pasang port, sehingga tak perlu lagi menggunakan jumper seperti pheriperal ATA. lebih jelas tentang SATA/ATA. lihat juga di

    ATA

AT Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghu­bungkan peranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer.

ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Standar ATA dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya dengan versi Serial ATA yang baru.

Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Karena jaraknya pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja. PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer.



Nama standar ini awalnya adalah PC/AT Attachment. Fitur utamanya adalah bisa mengakomodasi koneksi langsung ke ISA BUS 16-bit sehingga dinamai AT Bus. Nama ini kemudian disingkat menjadi AT Attachment untuk mengatasi masalah hak cipta.


SATA

SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana.

Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah 1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di ling­kungan multitask.

Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive meng­gunakan bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan antarmuka PATA. Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki beberapa konektor daya. Secara perlahan-lahan, produk bridge mengakomodasi native SATA. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s dan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA 6GB/s.

Beberapa fitur SATA adalah:

  • SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA.
  • SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan native command queuing.
  • Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI (SAS) sehingga bisa berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa ditancapkan ke kontroler SATA.

Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien untuk pendinginan.

POST,

POST (Power On Self Test) adalah tes komputer yang memenuhi persyaratan yang diperlukan sistem dan semua perangkat keras yang bekerja dengan baik sebelum memulai sisanya dari proses boot. Jika komputer lulus POST komputer akan memiliki satu beep (dengan beberapa produsen komputer BIOS mungkin berbunyi dua kali atau tanpa) sebagai komputer dan komputer akan terus mulai normal. Namun, jika komputer yang gagal POST, komputer akan berbunyi baik tidak sama sekali atau akan menghasilkan kode beep yang memberitahu pengguna sumber masalah.

Langkah-langkah pada POST

Setiap kali komputer boot up komputer harus melewati POST. Berikut adalah langkah-langkah yang umum POST melakukan setiap kali komputer Anda dimulai.

  1. Menguji listrik pada power supply
    2. CPU harus keluar dari modus dan status ulang itu bisa untuk menjalankan instruksi.
    3. BIOS checksum harus berlaku, yang berarti bahwa ia harus dapat dibaca.
    4. CMOS checksum harus berlaku, yang berarti bahwa ia harus dapat dibaca.
    5. CPU harus dapat membaca semua bentuk memori seperti memori controller, memory bus, dan modul memori (RAM).
    6. 64KB pertama dari chipset memori harus operasional dan memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis dari dan ke, dan mampu mengakses memori yang berisi kode POST.
    7. I / O bus / kontrol harus dapat diakses.
    8. I / O bus harus dapat menulis / membaca dari video dan subsistem dapat membaca semua video RAM(cek VGA).

macam-macam sistem partisi pada linux dan windows!

Sistem partisi yang bisa dibaca linux antara lain :

ext2 : file system linux

ext3 : ext2 dengan journaling, journaling adalah kemampuan linux untuk mempercepat pengecekan file sistem pada saat booting.

fat, fat16, fat32, ntfs : file sistem di windows

iso9660 : file sistem cdrom

nfs : network file system, sistem file yang digunakan dalam sharing di jaringan.

msdos, vfat, ext2, minix, jfs, reiser, swap dan masih banyak lagi yang lain.

Windows mempunyai dua sistem file. FAT (dari DOS dan Windows 9x. Dapat berarti fat, fat16, fat32 ) dan NTFS (dari Windows NT/2000/XP). Anda bisa membaca dan bahkan menyimpan file di sistem FAT dan NTFS milik Windows. Hal ini tidak berlaku sebaliknya, Windows tidak akan bisa membaca atau menyimpan file di sistem Linux.

Sistem linux dalam beberapa hal lebih bagus dari FAT atau NTFS milik Windows karena mengimplementasikan suatu tehnik yang disebut journaling. Jurnal ini menyimpan catatan tentang sistem file. Saat sistem Linux crash, kegiatan jurnal akan diselesaikan setelah proses reboot dan semua file di harddisk akan tetap berjalan lancar.

Linux tidak mengenal penamaan drive C: untuk suatu partisi. Semua drive disatukan dalam suatu sistem penyimpanan yang besar. Folder /mnt merupakan tempat untuk Anda mengakses semua media yang ada di komputer, baik partisi lain, CD-ROM, Floppy, ataupun FlashDisk.

Belakangan KDE telah memperudah akses ke media dengan menyediakan sistem Storage Media yang dapat diakses melalui My Computer ataupun file manager Konqueror.


Linux menggunakan “/” untuk memisahkan folder dan bukannya “\” yang biasa digunakan DOS/Windows. Linux bersifat case-sensitive, ini berarti file “Hello.txt” berbeda dengan file “hello.txt”. Linux juga tidak terlalu memperhatikan ekstensi file. Jika Anda mengubah nama file “Hello.txt” menjadi “Hello”, Linux masih tetap mengetahui bahwa file ini adalah suatu teks. Dan ketika Anda mengklik file “Hello”, Linux secara otomatis tetap akan membuka program editor teks.

* Apa arti overclocking pada processor?

kalau dari soalnya ya jawabanyya pasti overclocking yang diterapkan pada processor. tapi, kita akan membahas maksud overclocking itu sendiri versi Overclocking (OC) merupakan salah satu cara meningkatkan kinerja komputer dengan menggunakan hardware yang dijalankan melebihi standar yang ditentukan oleh produsen/pabrik. Istilah overclocking secara resmi tidak ada atau tidak pernah disebutkan dalam kamus-kamus komputer .
Overclocking bukanlah sesuatu yang tidak biasa atau bahkan menakutkan. Bahkan hampir semua produsen komponen komputer menyediakan produk yang secara khusus ditujukan untuk pasar khusus pelaku atau penyuka overclock ini.
Saat ini komponen komputer yang paling sering di “overclock” adalah :
1. Processor atau CPU (Brand paling terkenal adalah AMD dan Intel)
2. VGA Card atau Display Card
3. Memory atau RAM Mainboard sebagai salah satu komponen utama komputer untuk melakukan overclocking, biasanya mempunyai BIOS (Basic Input Output System) yang cukup lengkap. Pada BIOS ini pengguna komputer bisa melakukan setting kecepatan processor, dan kecepatan memory baik secara manual maupun otomatis. Sedangkan pada VGA atau Display Card , overcloking hanya bisa dilakukan dalam sistem operasi windows dengan software tertentu . Jika kita sudah cukup ahli , overclocking VGA bisa dilakukan dengan “flashing BIOS VGA” dan “hard modding” (mengganti komponen tertentu atau memasang potensiometer) untuk meningkatkan kecepatan VGA secara permanen. Cara yang disebut terakhir ini cukup berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan permanen pula.

Nah, untuk melakukan overclocking secara aman, secara singkat kami sebut dengan “safe overclocking”, diperlukan beberapa software yang dijalankan dalam sistem operasi windows. Software-software ini merupakan software yang tidak resmi, hanya software yang secara khusus dibuat oleh orang – orang tertentu yang antusias dengan overclocking. Sedangkan untuk software yang resmi, dapat didapatkan langsung dari driver / software yang ada didalam bundle ketika kita membeli komponen Mainboard/ VGA. Misalnya MSI dengan software DualCoreCenter, Asus dengan AI Booster, Gigabyte dengan EasyTune, Albatron dengan Dr.Speed, dan Biostar dengan T-Overclocker.

Software untuk Overclocking :

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s